Radardaerah.com.MANADO– Perkembangan olahraga padel di Sulawesi Utara (Sulut) semakin menunjukkan geliat yang menjanjikan. Hal ini ditandai dengan diberikannya mandat kepada Samuel Ray Christopher Dondokambey oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) untuk melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengurus Provinsi (Pengprov) PBPI Sulut.
Musprov tersebut direncanakan akan digelar pada akhir bulan Mei 2026, setelah selesainya bulan puasa. Agenda ini bertujuan membentuk kepengurusan baru PBPI Sulut sekaligus memperkuat fondasi organisasi dalam mendorong perkembangan olahraga padel di daerah.
Tak hanya Musprov, momentum tersebut juga akan dirangkaikan dengan kunjungan langsung Ketua Umum PBPI yang dijadwalkan hadir di Sulut. Kehadiran pimpinan tertinggi PBPI itu nantinya juga akan membuka secara resmi kejuaraan padel di Sulut, yang diharapkan menjadi panggung kompetisi sekaligus promosi olahraga yang sedang naik daun ini.

Ray Dondokambey pun mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan olahraga padel, yang dinilai memiliki karakter unik dan pertumbuhan yang sangat pesat.
“Kami sangat optimis karena padel ini merupakan sesuatu yang unik dan berkembang. Dari saya sendiri tentu yakin bahwa pertumbuhan padel ini yang pesat, bahkan di Sulut, akan terus mendorong perkembangan olahraga sekaligus membangkitkan semangat anak-anak muda di daerah ini,” ujarnya.
Ia menuturkan, dalam waktu relatif singkat, olahraga padel sudah mampu menarik perhatian banyak kalangan, terutama generasi muda. Bahkan, sudah mulai bermunculan atlet-atlet potensial yang dinilai memiliki kualitas dan prestasi yang menjanjikan.
“Belakangan ini kami sudah banyak melihat calon-calon atlet yang sangat berprestasi dan mumpuni di Sulut,” tambahnya.
Ke depan, PBPI Sulut juga menargetkan pembinaan atlet yang lebih terarah dengan menyiapkan keikutsertaan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sebagai langkah awal menuju level nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kami berencana mengurus Porprov secepatnya dan melakukan pembinaan kepada atlet-atlet yang akan tampil di Porprov hingga nantinya bisa melangkah ke PON,” jelas Ray.
Dari sisi organisasi, perkembangan klub padel di Sulut juga menunjukkan tren positif. Hingga saat ini ia menyebut sudah terdapat tujuh klub yang bergabung, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat.
Sebaran aktivitas padel saat ini masih didominasi di Kota Manado, namun beberapa klub juga sudah mulai berkembang di wilayah Minahasa Utara. Ray optimistis ke depan jumlah lapangan padel akan terus bertambah dan menjangkau lebih banyak daerah.
Dengan semangat yang tinggi, Ray menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh bagi kemajuan olahraga ini.
“Saya bersemangat dan optimis bahwa padel akan terus berkembang. Saya tentu akan memberikan waktu dan dukungan sepenuhnya untuk perkembangan padel di Sulawesi Utara. Salam olahraga,” tandasnya.
Dorongan organisasi, meningkatnya jumlah klub, serta munculnya atlet-atlet potensial menjadi sinyal kuat bahwa padel berpeluang menjadi salah satu cabang olahraga yang akan semakin bersinar di Sulut dalam beberapa tahun ke depan.
Diketahui, Ray Dondokambey dalam kunjungannya di KONI Sulut didampingi Tokoh Olahraga Sulut, Juddy Saerang dengan membawa mandat dari PBPI.










